Adu Gengsi Derby Malang

Posted: March 9, 2010 in aremania
Tags: , , ,

-Review Pertandingan Derby Arema – Persema Djarum ISL 2010 –

Moh Riduan

Setidaknya ada 4 klub yang menjadi lawan terpanas arema di Djarum ISL 2010. Persebaya, Persema, Persib, dan Persija. Dikatakan terpanas karena ada hawa panas yang membuat mereka saling mengalahkan. Hawa Panas ini yang membuat pertandingan begitu bergengsi. Gengsi bila sampai kalah.

4 tim ini adalah klub besar di daratan Jawa yang pernah merajai persepakbolaan indonesia.

Namun, ada 1 nama yang baru muncul dalam 1 dekade terakhir untuk menjadi lawan kuat Arema Indonesia. Nama itu ialah Persema. Saudara tua Arema Indonesia, lahir 50 tahun yg lalu. Setelah lama tenggelam, Pada Djarum ISL 2010 ini Persema kembali menunjukkan taringnnya. Terbukti dengan perolehan poin 35 dan posisi 4 klasemen sementara ISL 2010.

Persema saat ini diperkuat oleh beberapa mantan pemain Timnas Indonesia. Seperti : Bima sakti, mantan Kapten Timnas. I Komang Putra, mantan kiper andalan timnas. (serasa kembali ke tahun 90 an, saat mereka masih menjadi bintang). Pemain – pemain luar negeri seperti (pepito, dkk) juga memperkuat barisan kesebelasan Persema. Gabungan pemain yang profesional ini membuat permainan persema tidak mudah ditaklukkan oleh Arema Indonesia.

Di stadion kanjuruhan 10 Januari 2010, dalam pertandingan away. Persema sempat memimpin di awal dengan goal yang diciptakan oleh Jairon Felliciano. namun, Kemudian mampu di Balas oleh Noah Alamsyah (Pemain Tim Nas Singapura) dengan 2 gol dan Fakhrudin dengan 1 gol. Diakui, pertantingan ini tidak mudah bagi keduanya. Kedua tim bermain cantik. Walaupun akhirnya Arema Berhasil menggondol 3 angka penuh.

Pada 9 Februari 2010 jam 3 sore, kembali Arema indonesia bertemu dengan Persema. Aroma Adu gengsi kembali muncul. keinginan kuat Persema untuk membalas kekalahan begitu kuat. terlebih Arema harus tampil tanpa kapten kesebelasan , Piere njanka, karena akumulasi kartu kuning. Ketidakhadiran Nyanka sempat membuat lini pertahana Arema Kedodoran, sehingga mampu ditembus oleh Siswanto pada menit ke-15. Namun, Arema kembali menyusul melalui tendangan Esteban pada 18 menit selanjutnya melalui tendangan bebas. Hingga peluit pertandingan pertama ditiup. skor masih imbang 1:1

Sebagai penonton di televisi yang melihat pola serangan Persema mengusai bola 55 % , hasil imbang mungkin sudah cukup bagi kami, suporter. Namun, Arema punya target lain. Target itu tidak lain ialah menang. Secara mengejutkan melalui serangan balik yang singkat Roman Camello (pemain dari slovakia) bekerja sama dengan noah alamsyah berhasil melesakkan Bola ke gawang I Komang Putra. beberpa menit selanjutnya di susul Moh. Riduan kembali membuat I Komang Putra harus menjumput bola dari gawang yang dijaganya. 1:3 untuk Arema.

Secara umum adu gengsi bisa membuat pertandingan menjadi tidak sehat sehingga membuat permainan malah menjadi kurang bagus. Pemain hanya terfokus untuk menang, akan tetapi kurang memperhatikan disiplin. Walaupun aroma adu gengsi terasa begitu kuat pada pertandingan derby Arema – Persema, pertandingan mereka cukup sehat. Tidak tampak tekling dan diving yang berarti. Semua bermain serius tapi santai. ‘Nothing to lose’ lah klo dilihat. Tekanan sangat tinggi memang terasa dalam derby bergengsi Persema – Arema. Pertanyaan siapa yang paling bagus harus dijawab. Namun, supporter tetap damai. Aura damai membuat bola – bola Arema begitu akurat.

Semoga semakin berjaya Arema Indonesia. Semakin memiliki jiwa pemenang. Jiwa yang tidak gentar. Walaupun sudah kemasukan gol, tetap bermain cantik. I like this Big Match. Salam 1 Jiwa (S1J) (tyas/ ongisnade/ live antv)

Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s